KUTACANE | Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Aceh Tenggara sukses mengantarkan timnya lolos ke ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Aceh Jaya. Keberhasilan tersebut diumumkan langsung oleh Ketua FAJI Aceh Tenggara, Fajriansyah, usai tim arung jeram putra dan putri memastikan tiket ke ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut melalui babak kualifikasi Pra PORA di Sungai Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.
Dalam ajang seleksi Pra PORA Cabang Olahraga (Cabor) Arung Jeram yang berlangsung di sepanjang aliran Sungai Kluet Tengah, tim FAJI Agara tampil konsisten dan berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat tiga besar secara keseluruhan. Melawan 21 tim kuat dari berbagai daerah di Aceh, tim Agara berhasil menyumbangkan dua medali penting—satu perak dan satu perunggu—yang menjadi penentu kelolosan mereka ke PORA mendatang.
“Alhamdulillah, kerja keras tim pelatih, official, dan seluruh atlet tidak sia-sia. Selama pertandingan kami terus berjuang dan akhirnya bisa menjadi juara umum ketiga,” ujar Fajriansyah dengan nada penuh haru. Ia menyebut keberhasilan kali ini merupakan hasil dari persiapan serius tim selama dua bulan latihan intensif, ditambah masa karantina selama sepekan menjelang keberangkatan ke Aceh Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fajriansyah juga menekankan pentingnya kerja sama antara tim putra dan putri FAJI Agara dalam menghadapi tantangan selama babak kualifikasi. Dengan semangat tinggi dan disiplin latihan, para atlet muda tersebut berhasil membawa pulang hasil yang menggembirakan sekaligus membanggakan masyarakat Aceh Tenggara.
Tak lupa, Fajriansyah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Aceh Tenggara atas dukungan dan doa mereka selama proses seleksi berlangsung. Ia juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, Wakil Bupati, Ketua KONI Aceh Tenggara Dr. Denny F. Roza, dan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bakri Sahputra, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan dan perjuangan tim kontingen FAJI Agara.
“Besar harapan kami agar dukungan seperti ini terus berlanjut, terutama dalam hal pembinaan atlet dan peningkatan fasilitas latihan. Karena ini bukan akhir, tetapi awal dari perjuangan kami menuju PORA Aceh Jaya 2026,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fajriansyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung karena belum berhasil membawa medali emas pada ajang Pra PORA ini. Meski demikian, ia berjanji bahwa tim FAJI Aceh Tenggara akan terus meningkatkan kualitas, memperkuat mental tanding, dan mematangkan strategi untuk berupaya meraih hasil terbaik di PORA nanti.
“Kami mohon maaf karena belum bisa meraih medali emas. Namun InsyaAllah pada ajang PORA tahun depan kami akan membuktikan bahwa FAJI Agara bisa tampil lebih baik lagi. Kami akan berjuang keras demi kehormatan Aceh Tenggara. Mari terus dukung kami,” tutupnya.
Keberhasilan FAJI Agara ini menjadi harapan baru bagi dunia olahraga air di Aceh Tenggara. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat antara atlet, pelatih, masyarakat, dan pemerintah daerah, peluang untuk meraih pencapaian lebih tinggi di masa depan terbuka lebar. PORA 2026 kini menjadi target utama bagi FAJI Aceh Tenggara—bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga panggung kehormatan bagi daerah yang terus membuktikan bahwa Aceh Tenggara HEBAT bukan hanya slogan, melainkan semangat juang yang nyata. (red)

































