Penyaluran Elpiji 3 Kg di Gayo Lues Dilakukan Sesuai Kuota dan Prosedur, Polisi Pastikan Tidak Ada Penyimpangan

WARTA PERISTIWA

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:07 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Guna memastikan kelancaran distribusi dan mencegah potensi penyelewengan dalam penyaluran gas elpiji 3 kg bersubsidi, personel Polsek Blangkejeren bersama Pos Pengamanan Polisi (Pospol) Blangpegayon melakukan kegiatan monitoring, pengamanan, dan penertiban distribusi gas di wilayah Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu (24/12/2025).

Kegiatan berlangsung sejak pagi hari mulai pukul 09.30 WIB dan terfokus di kawasan terminal lama atau areal Kantor Dinas Perhubungan di Desa Cinta Maju, Blangpegayon. Distribusi gas elpiji 3 kg tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Blangpegayon sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan rumah tangga pascaterjadinya bencana banjir di wilayah tersebut.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K melalui Kapolsek Blangkejeren Iptu Syamsuddin, S.H mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kepolisian dalam mendukung ketertiban pelaksanaan distribusi barang subsidi yang sangat diperlukan masyarakat. Ia menegaskan bahwa distribusi gas elpiji harus tepat sasaran dan dijaga dari potensi penyimpangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaan di lapangan, Kapolsek Blangkejeren didampingi oleh Danpospol Blangpegayon Aiptu Joko Anshari, S.H, Kanit Propam Polsek Blangkejeren, serta sejumlah personel Polsek dan Pospol setempat. Mereka hadir langsung mengatur antrian dan memastikan proses distribusi dilakukan secara tertib dan aman.

Gas elpiji 3 kg yang dibagikan bersumber dari agen resmi PT Gas Wahyu Mulyo yang beralamat di Jalan Kuta Cene – Blangkejeren KM. 2, Desa Gele, Blangkejeren. Pengiriman kali ini membawa sebanyak 1.200 tabung dan diprioritaskan hanya bagi warga Kecamatan Blangpegayon sesuai kuota wilayah yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme yang telah disesuaikan, yakni dengan menunjukkan Kartu Keluarga sebagai bukti domisili. Warga dari luar kecamatan tersebut tidak dilayani dalam pendistribusian ini.

Masyarakat terlihat telah mulai mengantri sejak pukul 07.00 WIB pagi. Antusiasme yang tinggi tampak dari banyaknya warga yang hadir, beberapa bahkan datang bersama anggota keluarga mereka dengan harapan bisa mendapatkan lebih dari satu tabung. Namun petugas menerapkan ketentuan satu tabung per Kartu Keluarga secara ketat guna mencegah praktik seperti itu.

Kapolsek menegaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan maupun penyaluran di luar ketentuan. Kegiatan selesai pada pukul 14.00 WIB dalam situasi yang tetap aman, tertib, dan lancar.

Dirinya menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, sempat ditemukan modus pembelian gas oleh satu keluarga secara bersamaan—kepala keluarga, istri, dan anak turut mengantre guna mendapat jatah lebih dari satu tabung. Namun, seluruh petugas sudah dilengkapi arahan untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan dalam distribusi.

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan dokumen identitas untuk memastikan distribusi hanya menyasar warga yang berhak. Dalam catatan pengawasan, seluruh tabung telah terdistribusi ke masyarakat secara adil dan sesuai prosedur.

Kapolsek Blangkejeren menyampaikan harapan agar kegiatan distribusi ini dapat terus dilakukan secara rutin, terutama dalam masa pemulihan pascabanjir yang meningkatkan permintaan akan kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar rumah tangga. Dirinya juga menggarisbawahi perlunya penambahan kuota sementara untuk wilayah terdampak guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan serupa ke depannya.

Pihaknya akan terus bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi tetap berjalan sesuai aturan dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ahmad Soadikin: Kantor Pusat di DKI, Operasional di Aceh, Celah Pengawasan Harus Segera Ditutup
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan di Gayo Lues
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Temuan Resmi, PT Rosin Kembali Dituding Seolah Kebal Hukum
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
LIRA Desak Pemeriksaan Menyeluruh terhadap PT Rosin, Hopson, dan PMI soal Konsesi dan Ekspor
Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka
Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Dua Pejabat Diduga Judi di Tengah Derita Rakyat, Wibawa Pemerintah Gayo Lues Dipertaruhkan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:45 WIB

Ahmad Soadikin: Kantor Pusat di DKI, Operasional di Aceh, Celah Pengawasan Harus Segera Ditutup

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:59 WIB

Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Temuan Resmi, PT Rosin Kembali Dituding Seolah Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:18 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Kamis, 30 April 2026 - 00:14 WIB

LIRA Desak Pemeriksaan Menyeluruh terhadap PT Rosin, Hopson, dan PMI soal Konsesi dan Ekspor

Kamis, 23 April 2026 - 19:56 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 23:36 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 8 April 2026 - 18:25 WIB

Dua Pejabat Diduga Judi di Tengah Derita Rakyat, Wibawa Pemerintah Gayo Lues Dipertaruhkan

Sabtu, 4 April 2026 - 21:35 WIB

Janggal, Surat Bukti Baru Ditandatangani Setelah Laporan dalam Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga

Berita Terbaru