Prestasi Tak Lagi Menjamin? Polemik SPMB SMP Negeri 1 Indralaya Kembali Lagi Menjadi Tuai Sorotan Publik, Warga: Pemkab OI Jangan Tutup Mata

WARTA PERISTIWA

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:46 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, – Polemik Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 1 Indralaya kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya mencuat kasus seorang siswa bernama Musdalifa yang tidak diterima melalui jalur domisili meskipun rumahnya berada sangat dekat dengan sekolah, kini muncul lagi keluhan dari orang tua siswa berprestasi yang juga dinyatakan tidak lolos.

Kasus terbaru yang viral di media sosial menimpa seorang siswi bernama Adelina Izzatunnisa. Berdasarkan dokumen prestasi yang beredar, Adelina memiliki sejumlah penghargaan akademik sejak duduk di bangku sekolah dasar, mulai dari peringkat kelas hingga penghargaan sebagai wisudawan terbaik Madrasah Diniyah Al-Ittifaqiah Indralaya.

Orang tua siswa mengaku kecewa dan mempertanyakan mekanisme seleksi yang digunakan. Kekecewaan tersebut kemudian diluapkan melalui media sosial dan mendapat respons luas dari masyarakat. Banyak warga menilai pemerintah daerah perlu segera memberikan penjelasan terbuka agar polemik serupa tidak terus berulang setiap tahun ajaran baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menjadi pertanyaan publik saat ini bukan hanya soal satu atau dua siswa yang tidak lolos, melainkan tentang transparansi sistem penerimaan itu sendiri. Jika siswa berprestasi dan siswa yang tinggal dekat sekolah sama-sama gagal diterima, maka masyarakat berhak memperoleh penjelasan yang jelas mengenai dasar penetapan hasil seleksi tersebut.

Berbagai komentar netizen yang beredar menunjukkan adanya kekecewaan mendalam terhadap sistem yang dinilai belum mampu memberikan rasa keadilan. Meski demikian, seluruh dugaan yang berkembang di media sosial tentu perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Kabupaten Ogan Ilir (PPWI-OI), Fidiel Castro, meminta Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk tidak menutup mata terhadap persoalan yang terus berulang setiap tahun.

“Kami meminta Bupati Ogan Ilir, DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Inspektorat, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB. Jangan sampai polemik yang sama terus terjadi dan merugikan masa depan anak-anak yang ingin mendapatkan hak pendidikannya,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan pendidikan tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa karena menyangkut masa depan generasi muda Ogan Ilir. Pemerintah daerah harus hadir memberikan kepastian, keadilan, dan transparansi kepada masyarakat.

PPWI-OI juga mendesak agar dilakukan audit dan evaluasi terhadap seluruh proses penerimaan siswa baru yang menjadi sorotan masyarakat. Jika ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau penyimpangan administrasi, maka harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat Ogan Ilir saat ini menunggu sikap tegas dan respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Jangan sampai slogan pembangunan dan kemajuan daerah hanya menjadi jargon, sementara keluhan masyarakat, khususnya yang menyangkut pendidikan anak-anak, terus terabaikan.

Pendidikan adalah hak setiap anak. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik berlangsung transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk praktik yang dapat merugikan siswa maupun orang tua.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 1 Indralaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, DPRD Kabupaten Ogan Ilir, maupun Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir masih diharapkan memberikan penjelasan resmi terkait berbagai keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.

Laporan Ketua Pewarta Indonesia

Berita Terkait

Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
5 Kg Bibit Jagung Ditanam Polri Petani Lubuk Sakai
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas
Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka
Personel Polsek Teluk Meranti Turun Langsung Rawat Pekarangan Produktif Semangka, Cabai, Jagung
Presiden Prabowo Berkurban untuk Rakyat, DPP LPPI Minta Publik Tak Salah Paham Soal APBN

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:34 WIB

Polres Aceh Tenggara Hadirkan Nobar Piala Dunia untuk Bangun Kebersamaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:36 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:17 WIB

Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:20 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:40 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:40 WIB

Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:52 WIB

Ayah Tiri Diduga Mau Gayang Anak Dibawah Umur 14 Tahun di Kutacane

Berita Terbaru