ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2

WARTA PERISTIWA

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:21 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 13 Juni 2026 — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memprioritaskan penanganan dan pemulihan korban pascainsiden kebakaran yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 saat kapal berada dalam posisi sandar di Dermaga Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6). Perhatian utama perusahaan saat ini tertuju pada pemulihan para korban serta pendampingan keluarga yang terdampak.

Direktur SDM dan Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ardhi Ekapaty, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas insiden tersebut. Sejak menerima laporan kejadian, perusahaan langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan untuk memastikan korban memperoleh penanganan terbaik.

“Atas nama Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan para korban mendapatkan perawatan yang optimal serta keluarga memperoleh pendampingan yang dibutuhkan selama proses pemulihan,” ujar Ardhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ASDP segera melakukan langkah-langkah penanganan darurat melalui pemberian pertolongan pertama, evakuasi korban ke fasilitas kesehatan, pelaporan kepada otoritas terkait, serta koordinasi intensif dengan regulator, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait lainnya.

Hingga Sabtu pagi, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menjelaskan bahwa seluruh korban telah menjalani tindakan operasi maupun observasi lanjutan. Dari total 15 korban, sebanyak 12 orang masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis, sementara tiga korban lainnya telah dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

“Kondisi para korban terus kami pantau secara berkala melalui koordinasi langsung dengan pihak rumah sakit dan tenaga medis agar seluruh kebutuhan penanganan dapat terpenuhi dengan baik,” kata Andri.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril, Ardhi Ekapaty turut mengunjungi langsung para korban yang tengah menjalani perawatan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berdialog dengan keluarga korban untuk mendengarkan perkembangan kondisi para korban sekaligus memastikan perusahaan hadir memberikan dukungan selama proses perawatan berlangsung.

Selain memastikan layanan medis berjalan optimal, ASDP terus menjalin komunikasi aktif dengan keluarga korban dan memfasilitasi kebutuhan pendampingan selama masa pemulihan.

Sebelumnya, insiden terjadi setelah KMP Aceh Hebat 2 menyelesaikan proses debarkasi penumpang dan muatan dari Pelabuhan Balohan, Sabang. Berdasarkan data awal, seluruh 196 penumpang telah turun dari kapal sebelum kejadian sehingga tidak terdapat korban dari kalangan penumpang. Insiden tersebut mengakibatkan 15 korban luka bakar yang terdiri atas satu awak kapal dan 14 taruna Jurusan Mesin Politeknik Pelayaran Malahayati yang sedang berada di atas kapal.

Di tengah fokus perusahaan pada penanganan korban, ASDP juga menyiapkan langkah evaluasi menyeluruh pascainsiden yang mencakup aspek operasional, teknis, prosedur keselamatan, serta efektivitas sistem mitigasi risiko. Perusahaan juga akan segera melakukan investigasi internal sebagai bagian dari upaya penguatan aspek keselamatan dan pencegahan kejadian serupa di masa mendatang.
“Keselamatan merupakan prioritas utama ASDP. Saat ini kami fokus memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Seiring dengan itu, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperkuat aspek keselamatan operasional,” tegas Ardhi.

ASDP berkomitmen untuk terus mendampingi para korban dan keluarga hingga masa pemulihan serta memastikan setiap langkah evaluasi dilakukan secara menyeluruh guna menjaga keandalan layanan dan memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.

*CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)*

Berita Terkait

Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif
Ruang Pemeriksaan Diserbu Preman, Agus Suriadi Murka: Negara Tidak Boleh Kalah!
Ketua Penasehat Ikatan Wartawan Online Indonesia Provinsi Aceh Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Rektor USK
Pembangunan Gedung Damkar Putri Betung Disorot, Pekerjaan Diduga Tetap Berjalan Meski Kontrak Berakhir
Transparansi Dana Publik Dipertaruhkan, LIRA Minta Audit Total BPBD Gayo Lues oleh BPK RI
LSM Ungkap Modus Tangkap Bandar Lalu Dilepas, Desak Kepolisian Bertindak Tegas
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:35 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:05 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:58 WIB

Tuduhan ke AHY dan Ibas Bermotif Politik, Publik Diminta Bijak dan Rasional

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sentuhan Kemanusiaan Kapolres Klaten Selamatkan Bayi Terlantar, DPP LPPI: Sosok Polisi yang Mengayomi Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:14 WIB

Dukungan Rumah Moderasi Di HUT Bhayangkara Ke-80: Ciptakan Rasa Aman Anak Dari Paham Radikalisme Diruang Digital

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:53 WIB

PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan dan Kepemimpinan Berintegritas

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:45 WIB

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:28 WIB

Warga Mengeluh Sawah Rusak dan Air Keruh, PT Rosin Tetap Produksi Meski Pemerintah Sudah Bertindak

Berita Terbaru