Kobaran Semangat di Malam Api Unggun, Pangdam XXIII/Palaka Wira Bangkitkan Jiwa Bela Negara Kadet Muda

WARTA PERISTIWA

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 22:20 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu, –Di bawah langit malam Kota Palu yang bertabur bintang, cahaya api unggun menyala terang di tengah lapangan. Suasana hening berubah khidmat saat para kadet berdiri tegap dalam lingkaran api, menyatukan semangat dan tekad untuk mengabdi pada Ibu Pertiwi. Di tengah momen penuh makna itu, Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, memimpin langsung Upacara Malam Api Unggun pada kegiatan Persami Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang digelar di Mayonif 711/Raksatama Jl. Emmy Saelan, Kelurahan Tatura Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu malam (01/11/2025).

Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian latihan dan pembinaan karakter generasi muda dalam program KKRI yang berada di bawah binaan Kementerian Pertahanan RI dan TNI. Malam api unggun menjadi simbol persaudaraan, semangat, dan pengabdian yang tak pernah padam di dada para kadet muda Indonesia.

Dalam amanatnya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh peserta yang hadir di bawah cahaya bintang dan kobaran api unggun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Malam ini, kita berkumpul dalam suasana yang luar biasa. Malam dimana langit menjadi saksi, bahwa di bumi ini masih ada anak-anak bangsa yang siap mengabdi, siap menolong, dan siap berkarya untuk Indonesia tercinta,” ujar Pangdam.
Mayjen TNI Jonathan Binsar kemudian mengajak seluruh kadet untuk merenungkan makna api unggun sebagai simbol semangat yang tak pernah padam.

“Lihatlah api unggun di hadapan kita. Nyala apinya membawa pesan tentang semangat yang tak pernah padam. Api ini menyala karena ada kayu yang rela terbakar, begitu pula kita para Korps Kadet Republik Indonesia, rela berkorban demi menerangi sesama,” ucapnya penuh semangat.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa api mengajarkan arti keberanian dan harapan. “Adik-adik Korps Kadet Republik Indonesia, api mengajarkan kita arti keberanian bahwa di tengah gelapnya malam, satu cahaya kecil pun bisa memberi harapan. Ingatlah, kita adalah bagian dari barisan yang siap bergerak ketika orang lain berhenti. Kita turun tangan ketika orang lain berpangku tangan. Kita menolong tanpa pamrih, karena itulah jati diri seorang KKRI,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Pangdam XXIII/Palaka Wira mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat pengabdian dan nilai-nilai kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

“Malam ini, di bawah sinar bintang dan kobaran api unggun, marilah kita berjanji dalam hati: bahwa semangat ini tidak akan padam. Setelah kemah ini usai, kita akan pulang dengan membawa nyala api kebaikan. Biarlah bara kecil dari api unggun malam ini menjadi nyala di dada kita, yang akan terus menyala — menerangi, menginspirasi, dan mengabdi bagi sesama,” tutup Pangdam.

Upacara malam api unggun berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan. Suasana haru dan bangga menyelimuti seluruh peserta yang menyadari makna kebersamaan dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Malam yang penuh makna ini menjadi momentum memperkuat semangat persaudaraan, tanggung jawab, serta tekad untuk terus menyalakan api semangat bela negara di dada setiap generasi muda Indonesia.

(Pendam23)

Berita Terkait

Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Kadisdukcapil Pekanbaru Terkesan Arogan: Ros Diblokir Tidak Bisa Masuk Ruang Pelayanan, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia
BK DPRD Ogan Ilir Segera Periksa Anggota Dewan Terkait Dugaan Pelanggaran Etik
Narasi Sepihak Tanpa Dasar Hukum Dinilai Menyesatkan, Publik Pertanyakan Isu Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Oknum
Miris! Diduga Dibekingi TNI-Polri, PTPN 1 Regional 7 Hancurkan Puluhan Rumah Warga

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:45 WIB

Ahmad Soadikin: Kantor Pusat di DKI, Operasional di Aceh, Celah Pengawasan Harus Segera Ditutup

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:26 WIB

Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan di Gayo Lues

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:18 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Kamis, 30 April 2026 - 00:14 WIB

LIRA Desak Pemeriksaan Menyeluruh terhadap PT Rosin, Hopson, dan PMI soal Konsesi dan Ekspor

Kamis, 23 April 2026 - 19:56 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 23:36 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 8 April 2026 - 18:25 WIB

Dua Pejabat Diduga Judi di Tengah Derita Rakyat, Wibawa Pemerintah Gayo Lues Dipertaruhkan

Sabtu, 4 April 2026 - 21:35 WIB

Janggal, Surat Bukti Baru Ditandatangani Setelah Laporan dalam Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga

Berita Terbaru