“Gapura Panca Waluya Jawa barat Istimewa” Tema Acara Pendidikan karakter PWNU JAWA BARAT

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 14:49 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota bandung-Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat Menggelar Pendidikan Karakter Bertema “Gapura panca waluya Jawa Barat Istimewa, mencari titik temu kebijakan lokal dan kebijakan nasional, bertempat di hotel Horison Bandung Kamis 06/11/2025.

Turut hadir perwakilan dari gubernur Jabar diantaranya dinas pendidikan provinsi Jawa Barat serta seluruh ormas islam se Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dindin Ibrahim, yang merupakan Ketua Pelaksana dan Wakil Ketua PWNU Jawa Barat menyampaikan dalam sesi wawancara nya “ini membahas mengenai pendidikan karakter dalam konteks program Panca Waluya yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Halaqah pendidikan karakter bertujuan untuk menyatukan atau menjadi titik temu antara pendidikan yang sudah berjalan (terutama di kalangan agamawan seperti pondok pesantren) dengan konsep Gubernur (Pemprov Jawa Barat) yaitu Panca Waluya.

Acara ini sengaja mengumpulkan seluruh Ormas Islam (Organisasi Masyarakat Islam) di Jawa Barat yang memiliki lembaga pendidikan (baik di bawah Kemenag maupun Disnas) untuk mencurahkan pandangan mereka mengenai program Panca Waluya.

NU menyambut baik program Panca Waluya kami berpendapat bahwa pendidikan yang ada di lingkup Nahdlatul Ulama (seperti di pondok pesantren) sudah mencakup nilai-nilai Panca Waluya
Nilai-nilai tersebut secara tradisional di pesantren meliputi: Cager (sehat lahir-batin), Bageur (bermoral/baik hati), Bener (jujur/lurus), Pinter (mampu mengatasi masalah), dan Singer (terampil/piawai).
Hal ini menunjukkan adanya kesesuaian antara tradisi pendidikan NU dan program Pemprov, hanya istilahnya saja yang berbeda.

Fokus kegiatan ini adalah mengumpulkan catatan pemikiran dari seluruh Ormas Islam yang hadir.
Catatan-catatan ini akan dijadikan buku dan diserahkan kepada Pemprov Jawa Barat (Gubernur) sebagai rekomendasi dan pengayaan untuk penyempurnaan program Panca Waluya.

Tujuannya agar pendidikan di bawah Kemenag maupun Dinas Pendidikan tidak lagi dibeda-bedakan.
Dindin juga menyampaikan bahwa tidak ada kendala besar selama acara, dan antusiasme peserta (seluruh Ormas Islam dan praktisi pendidikan) sangat baik.
Pemprov (termasuk tim kurikulum Panca Waluya) juga sangat mendukung kegiatan tersebut.**

Latar Belakang Program Panca Waluya
Program Gapura Panca Waluya merupakan inisiatif di bidang pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan mencetak generasi muda yang memiliki karakter Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer. Konsep ini melibatkan berbagai kebijakan, seperti:

Peningkatan sarana pendidikan.
Larangan study tour yang membebani orang tua.
Larangan wisuda di jenjang dasar dan menengah.
Penguatan karakter disiplin dan kebangsaan (melalui ekstrakurikuler seperti pramuka).
Pembinaan khusus bagi siswa bermasalah, termasuk melibatkan TNI/Polri (sering disebut disiplin militer).

Berita Terkait

Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Kadisdukcapil Pekanbaru Terkesan Arogan: Ros Diblokir Tidak Bisa Masuk Ruang Pelayanan, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia
BK DPRD Ogan Ilir Segera Periksa Anggota Dewan Terkait Dugaan Pelanggaran Etik
Narasi Sepihak Tanpa Dasar Hukum Dinilai Menyesatkan, Publik Pertanyakan Isu Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Oknum
Miris! Diduga Dibekingi TNI-Polri, PTPN 1 Regional 7 Hancurkan Puluhan Rumah Warga

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:45 WIB

Ahmad Soadikin: Kantor Pusat di DKI, Operasional di Aceh, Celah Pengawasan Harus Segera Ditutup

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:59 WIB

Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Temuan Resmi, PT Rosin Kembali Dituding Seolah Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:18 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Kamis, 30 April 2026 - 00:14 WIB

LIRA Desak Pemeriksaan Menyeluruh terhadap PT Rosin, Hopson, dan PMI soal Konsesi dan Ekspor

Kamis, 23 April 2026 - 19:56 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 23:36 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 8 April 2026 - 18:25 WIB

Dua Pejabat Diduga Judi di Tengah Derita Rakyat, Wibawa Pemerintah Gayo Lues Dipertaruhkan

Sabtu, 4 April 2026 - 21:35 WIB

Janggal, Surat Bukti Baru Ditandatangani Setelah Laporan dalam Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga

Berita Terbaru