Gubernur Aceh Canangkan Tes Baca Al-Qur’an sebagai Syarat Masuk Sekolah dan Seleksi TNI-Polri di Daerah

WARTA PERISTIWA

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 18:17 WIB

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA — Pemerintah Aceh berencana menjadikan kemampuan membaca Al-Qur’an sebagai syarat wajib dalam seleksi masuk sekolah formal dan institusi kenegaraan seperti TNI dan Polri di provinsi tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, saat membuka ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya, Sabtu malam, 1 November 2025.

Dalam pidatonya yang disaksikan ribuan masyarakat serta tokoh-tokoh penting daerah, Gubernur yang akrab disapa Mualem itu menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya akan dijadikan bagian dari pendidikan keagamaan, tetapi ditempatkan sebagai fondasi utama dalam sistem pendidikan Aceh.

“Ke depan, sesuai dengan visi dan misi kami, masuk SMP dan SMA akan ada tes membaca Al-Qur’an. Begitu juga ketika ingin mendaftar jadi anggota TNI dan Polri. Insya Allah, akan kami programkan mulai sekarang agar Aceh lebih maju dan makmur dalam nilai-nilai Islam,” ujar Mualem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam memperkuat peran Al-Qur’an sebagai landasan kehidupan sosial, pendidikan, dan pemerintahan di daerah. Bagi Mualem, membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an merupakan kunci keberhasilan generasi Aceh di masa depan.

“Al-Qur’an akan menyelamatkan kita di dunia dan akhirat. Apalagi kita di Aceh, yang dikenal sebagai Serambi Mekkah. Maka, Al-Qur’an adalah segalanya bagi kita,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, khususnya menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba. Menurutnya, geliat kegiatan keagamaan seperti MTQ harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan spiritual warga Aceh, terutama generasi muda.

MTQ Aceh ke-37 ini dibuka secara resmi dengan penekanan sirine oleh Gubernur Muzakir Manaf, didampingi Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, dan Sekda Aceh M. Nasir. Acara turut dihadiri lengkap oleh Wali Kota dan Bupati dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam pembukaan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, secara simbolis menyerahkan kembali piala bergilir juara umum kepada panitia provinsi sebelum kompetisi secara resmi dimulai. Ajang dua tahunan ini mempertemukan qari dan qariah terbaik dari seluruh penjuru Aceh untuk berlomba dalam berbagai cabang tilawah, tahfiz, tafsir, dan syarhil Qur’an.

Gubernur juga menitip harapan agar MTQ tidak hanya menjadi ajang lomba formal, tetapi ruang penguatan persatuan umat dan penyemai nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Ia menyebut, partisipasi generasi muda di MTQ menjadi cermin bahwa gairah terhadap Al-Qur’an masih hidup di tengah kehidupan modern.

“MTQ bukan hanya soal suara yang indah dalam membaca Al-Qur’an. Lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai di dalam Al-Qur’an hadir dan mewujud menjadi karakter kita dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Ajang MTQ ke-37 Provinsi Aceh akan berlangsung selama satu pekan di Pidie Jaya. Ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota bersaing dalam kompetisi yang bertujuan meninggikan syiar Islam dan mempererat ukhuwah antarwarga se-Aceh.

Berita Terkait

Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif
Ruang Pemeriksaan Diserbu Preman, Agus Suriadi Murka: Negara Tidak Boleh Kalah!
Ketua Penasehat Ikatan Wartawan Online Indonesia Provinsi Aceh Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Rektor USK
Pembangunan Gedung Damkar Putri Betung Disorot, Pekerjaan Diduga Tetap Berjalan Meski Kontrak Berakhir
Transparansi Dana Publik Dipertaruhkan, LIRA Minta Audit Total BPBD Gayo Lues oleh BPK RI
LSM Ungkap Modus Tangkap Bandar Lalu Dilepas, Desak Kepolisian Bertindak Tegas
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:11 WIB

Warga Menjadi Korban, Pabrik Diduga Tetap Beroperasi: Polemik PT Hopson Memasuki Babak yang Lebih Serius

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:11 WIB

Kasus PT Rosin Berubah Jadi Ujian Integritas Aparat, Dugaan Pemindahan Limbah Tak Boleh Dibiarkan Menguap Begitu Saja

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:43 WIB

Warga Gayo Lues Mengaku Resah oleh Bau Limbah dan Penurunan Hasil Panen, Pemerintah Didesak Turun Langsung ke Lapangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:00 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:42 WIB

PT Hopson Diduga Tetap Produksi Ilegal, Di Mana Pengawasan DLHK dan Aparat?

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:39 WIB

Regulasi Tinggal Tulisan, PT Hopson Diduga Tetap Jalankan Produksi di Malam Hari

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:19 WIB

Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:20 WIB

Pengawasan Dinilai Mandul, Aktivitas PT Hopson dan PT Rosin Disebut Masih Berjalan hingga Malam Hari

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:45 WIB