Insinerator Kacapiring Beroperasi, Olah 9 Ton Sampah per Hari

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:34 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan kabar baik terkait operasional insinerator baru di Kelurahan Kacapiring yang telah mulai berfungsi dengan kapasitas 9 ton sampah per hari.

Nusa.update

Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan kabar baik terkait operasional insinerator baru di Kelurahan Kacapiring yang telah mulai berfungsi dengan kapasitas 9 ton sampah per hari. “Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan berkah. Insinerator sudah mulai jalan dengan kapasitas 9 ton per hari, dan akan kita tingkatkan menjadi 18 ton,” ujarnya saat Siskamling di Kelurahan Kacapiring Kecamatan Batununggal, Jumat (21/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain insinerator, rumah maggot dan program Buruan Sae juga disebut berjalan sangat baik berkat partisipasi aktif warga dan pihak kelurahan. Namun demikian, ia mengingatkan, keberlanjutan program membutuhkan dukungan infrastruktur dasar, terutama akses jalan yang masih perlu diperbaiki di sejumlah titik.

Farhan menyatakan, wilayah tersebut menargetkan pengangkutan hingga 18 ton sampah per hari, sebagai bagian dari percepatan penanganan tumpukan sampah. “Tantangannya, jangan langsung sembilan kelurahan sekaligus. Ada fasilitas yang harus dilengkapi dulu, seperti tempat penampungan dan pompa air. Jadi kita mulai tiga dulu,” jelasnya.

Terkait Siskamling Siaga, dari 40 kelurahan yang dikunjungi, Farhan mencatat, permasalahan drainase menjadi keluhan paling dominan dan hampir ditemukan di seluruh wilayah. “Hampir semuanya punya masalah drainase. Ini akan jadi fokus 2026. Tapi ini masih sementara karena targetnya bukan sampling, tapi sensus. Kita akan cek 151 kelurahan satu per satu,” tuturnya.

Perbaikan drainase juga berkaitan dengan penertiban bangunan yang berdiri di atas saluran air. Pemkot menegaskan bahwa Satpol PP bersama warga telah mulai membongkar bangunan yang mengganggu aliran air.

Farhan mencontohkan Jalan Karapitan sebagai salah satu lokasi di mana jalan dibangun tepat di atas drainase, sehingga kapasitas aliran menjadi sangat terbatas. Dalam dialog tersebut, Wali Kota juga menyebut hasil pengamatan yang sejalan dengan masukan dari legislatif bahwa angka kelahiran di Kota Bandung kini menurun cukup jauh.

“Dari 40 kelurahan, hanya satu yang produktivitas bayinya masih tinggi. Selebihnya menurun. Mungkin karena alasan ekonomi dan perubahan pilihan hidup,” jelasnya.

Untuk menjaga komposisi penduduk produktif, Pemkot sedang merancang strategi agar pekerja dan mahasiswa yang beraktivitas di Bandung mau pindah domisili dan membuat KTP Bandung. “Kalau Anda kerja atau kuliah di Bandung, ajukan pindah hari itu juga. Dengan KTP Bandung, urusan cicilan, SKCK, pekerjaan, semuanya lebih mudah.”

Pemkot Bandung menegaskan batas waktu seluruh pekerjaan galian, termasuk perbaikan drainase, yaitu 15 Desember 2025. “Pokoknya semua harus selesai 15 Desember. Saya akan keliling mengecek langsung. Setelah itu Bandung harus siap menerima wisatawan hingga akhir tahun,” katanya.
(Hen) **

Berita Terkait

RS Santosa Dituding Tolak Pasien karena BPJS Mati, Pihak Rumah Sakit Bela Diri
Sidang Pertama H. Erwin: Pengacara Protes Proses Penyidikan yang Tidak Adil
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Tak Ada Lagi Anggaran yang Tersembunyi dari Rakyat
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada
Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:11 WIB

Warga Menjadi Korban, Pabrik Diduga Tetap Beroperasi: Polemik PT Hopson Memasuki Babak yang Lebih Serius

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:11 WIB

Kasus PT Rosin Berubah Jadi Ujian Integritas Aparat, Dugaan Pemindahan Limbah Tak Boleh Dibiarkan Menguap Begitu Saja

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:43 WIB

Warga Gayo Lues Mengaku Resah oleh Bau Limbah dan Penurunan Hasil Panen, Pemerintah Didesak Turun Langsung ke Lapangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:00 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:42 WIB

PT Hopson Diduga Tetap Produksi Ilegal, Di Mana Pengawasan DLHK dan Aparat?

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:39 WIB

Regulasi Tinggal Tulisan, PT Hopson Diduga Tetap Jalankan Produksi di Malam Hari

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:19 WIB

Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:20 WIB

Pengawasan Dinilai Mandul, Aktivitas PT Hopson dan PT Rosin Disebut Masih Berjalan hingga Malam Hari

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:45 WIB