Guru Keagamaan Bandung Bakal Dapat Insentif

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 17:10 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah, Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an, Forum Pondok Pesantren.

Nusa update

Bandung – Pemerintah Kota Bandung akan memberikan insentif kepada 9.176 guru keagamaan pada November ini. Para penerima merupakan para guru keagamaan dan guru honorer madrasah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah, Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an, Forum Pondok Pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total anggaran hibah yang dialokasikan mencapai Rp 38 miliar. Pencairan ini telah ditetapkan melalui penandatanganan MoU antara Pemkot Bandung dan Kemenag Kota Bandung.

“Harapannya, jumlah penerima insentif bagi guru keagamaan akan terus ditingkatkan ke depannya sebagai bentuk komitmen Pemkot Bandung terhadap pendidikan agama,” tutur Kepala Bagian Kesra Kota Bandung, Nasrulloh Jamaluddin.

Nasrulloh mengungkapkan itu di sela-sela Seminar Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah dan Rapat Kerja Forum Madrasah Diniyyah se-Jawa Barat yang berlangsung di Pondok Pesantren Daaruttaubah Andir, Kota Bandung, Kamis, 20 November 2025.

“Pemkot Bandung mengapresiasi para penggerak madrasah, para guru, dan pimpinan forum atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi bangsa,” imbuhnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung akan terus hadir mendukung, memfasilitasi, dan memperkuat program-program pendidikan keagamaan. Hal itu sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang berakhlak, unggul, dan berdaya saing.

“Guru madrasah adalah pilar peradaban. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan keteladanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemimpin Pondok Pesantren Daaruttaubah, KH Ahmad Haidar menyatakan, seminar ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kualitas tenaga pendidik madrasah.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kinerja para pengajar, membangun anak bangsa, serta mencerdaskan generasi khususnya di Kota Bandung dan Jawa Barat,” ujarnya.
Kamis, 20/11/25). (Hihen) **

Berita Terkait

RS Santosa Dituding Tolak Pasien karena BPJS Mati, Pihak Rumah Sakit Bela Diri
Sidang Pertama H. Erwin: Pengacara Protes Proses Penyidikan yang Tidak Adil
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Tak Ada Lagi Anggaran yang Tersembunyi dari Rakyat
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada
Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:45 WIB

Ahmad Soadikin: Kantor Pusat di DKI, Operasional di Aceh, Celah Pengawasan Harus Segera Ditutup

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:59 WIB

Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Temuan Resmi, PT Rosin Kembali Dituding Seolah Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:18 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Kamis, 30 April 2026 - 00:14 WIB

LIRA Desak Pemeriksaan Menyeluruh terhadap PT Rosin, Hopson, dan PMI soal Konsesi dan Ekspor

Kamis, 23 April 2026 - 19:56 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 23:36 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 8 April 2026 - 18:25 WIB

Dua Pejabat Diduga Judi di Tengah Derita Rakyat, Wibawa Pemerintah Gayo Lues Dipertaruhkan

Sabtu, 4 April 2026 - 21:35 WIB

Janggal, Surat Bukti Baru Ditandatangani Setelah Laporan dalam Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga

Berita Terbaru