“Gapura Panca Waluya Jawa barat Istimewa” Tema Acara Pendidikan karakter PWNU JAWA BARAT

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 14:49 WIB

50117 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota bandung-Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat Menggelar Pendidikan Karakter Bertema “Gapura panca waluya Jawa Barat Istimewa, mencari titik temu kebijakan lokal dan kebijakan nasional, bertempat di hotel Horison Bandung Kamis 06/11/2025.

Turut hadir perwakilan dari gubernur Jabar diantaranya dinas pendidikan provinsi Jawa Barat serta seluruh ormas islam se Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dindin Ibrahim, yang merupakan Ketua Pelaksana dan Wakil Ketua PWNU Jawa Barat menyampaikan dalam sesi wawancara nya “ini membahas mengenai pendidikan karakter dalam konteks program Panca Waluya yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Halaqah pendidikan karakter bertujuan untuk menyatukan atau menjadi titik temu antara pendidikan yang sudah berjalan (terutama di kalangan agamawan seperti pondok pesantren) dengan konsep Gubernur (Pemprov Jawa Barat) yaitu Panca Waluya.

Acara ini sengaja mengumpulkan seluruh Ormas Islam (Organisasi Masyarakat Islam) di Jawa Barat yang memiliki lembaga pendidikan (baik di bawah Kemenag maupun Disnas) untuk mencurahkan pandangan mereka mengenai program Panca Waluya.

NU menyambut baik program Panca Waluya kami berpendapat bahwa pendidikan yang ada di lingkup Nahdlatul Ulama (seperti di pondok pesantren) sudah mencakup nilai-nilai Panca Waluya
Nilai-nilai tersebut secara tradisional di pesantren meliputi: Cager (sehat lahir-batin), Bageur (bermoral/baik hati), Bener (jujur/lurus), Pinter (mampu mengatasi masalah), dan Singer (terampil/piawai).
Hal ini menunjukkan adanya kesesuaian antara tradisi pendidikan NU dan program Pemprov, hanya istilahnya saja yang berbeda.

Fokus kegiatan ini adalah mengumpulkan catatan pemikiran dari seluruh Ormas Islam yang hadir.
Catatan-catatan ini akan dijadikan buku dan diserahkan kepada Pemprov Jawa Barat (Gubernur) sebagai rekomendasi dan pengayaan untuk penyempurnaan program Panca Waluya.

Tujuannya agar pendidikan di bawah Kemenag maupun Dinas Pendidikan tidak lagi dibeda-bedakan.
Dindin juga menyampaikan bahwa tidak ada kendala besar selama acara, dan antusiasme peserta (seluruh Ormas Islam dan praktisi pendidikan) sangat baik.
Pemprov (termasuk tim kurikulum Panca Waluya) juga sangat mendukung kegiatan tersebut.**

Latar Belakang Program Panca Waluya
Program Gapura Panca Waluya merupakan inisiatif di bidang pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan mencetak generasi muda yang memiliki karakter Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer. Konsep ini melibatkan berbagai kebijakan, seperti:

Peningkatan sarana pendidikan.
Larangan study tour yang membebani orang tua.
Larangan wisuda di jenjang dasar dan menengah.
Penguatan karakter disiplin dan kebangsaan (melalui ekstrakurikuler seperti pramuka).
Pembinaan khusus bagi siswa bermasalah, termasuk melibatkan TNI/Polri (sering disebut disiplin militer).

Berita Terkait

Pelajar STM/SMK se-Kota Bogor Satukan Langkah Ciptakan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Damai
Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Kadisdukcapil Pekanbaru Terkesan Arogan: Ros Diblokir Tidak Bisa Masuk Ruang Pelayanan, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia
BK DPRD Ogan Ilir Segera Periksa Anggota Dewan Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:10 WIB

Heboh demo Pakai BH, Rupanya Mendesak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Menangkap Mamak Maling, Ternyata Kasusnya Memalukan

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:57 WIB

Terpidana Penganiayaan Dieksekusi, Kejari Ogan Ilir Antar ke Lapas Tanjung Raja

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:25 WIB

Ketua Umum DPP GARDA MUDA REVOLUSIONER Kecam Dugaan Pelanggaran Aturan Periodisasi Kepala Sekolah oleh Bupati Bima

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:10 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:08 WIB

Prosesi Adat Meriah, LAMR Meranti Serahkan Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi ke LAMR Rokan Hilir

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:54 WIB

Kompak Pakai Caping, Kapolsek Tapung Hilir Bersama BPP dan PT SEBAL Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:53 WIB

Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:49 WIB

Sinergi Polri dan Lapas Bengkalis Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas, Kalapas : Tidak Ada Ruang Untuk Narapidana Bermain Narkoba

Berita Terbaru